Kamis, 15 Juni 2017

Sabda Bina Diri, Jumat 16.06.17 (1Kor. 5:1-8)

BANGGA AKAN DOSA
(Oleh: Reinhard Samah Kansil)

Sepenggal lirik lagu yang didendangkan Ebiet G. Ade: ‘Mungkin Tuhan mulai bosan, melihat tingkah kita, yang selalu salah dan BANGGA AKAN DOSA dosa…’, dikutip menjadi judul sabda bina diri ini.

Kondisi jemaat di Korintus sangat bobrok! Sebagai kota pelabuhan, Korintus menjadi kota yang angkuh secara intelektual, kaya secara materi, tapi bejat secara moral.

Ada di antara warga jemaat Korintus yang melakukan dosa memalukan. Bahkan, dosa yang orang kafir pun tidak melakukannya. Paulus sangat terpukul oleh kebobrokan tersebut. Namun, justru, jemaat Korintus sendiri bangga (ay. 2).

Mereka bangga karena menganggap bahwa sikap menerima orang-orang yang melakukan percabulan dalam persekutuan sebagai suatu kemajuan. Seharusnya jemaat berduka dan bertindak!

Kebanggaanmu terhadap dosa, tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan? Contoh buruk yaitu dosa yang dibanggakan sangatlah mencelakakan, serta menyebar sampai ke mana-mana. Seekor domba berkudis akan menulari seluruh kumpulan domba. Sedikit ragi akan segera menyebar dan mengkhamirkan seluruh adonan (ay. 6-7).

Bagaimana dan apa sikap kita?

Singkirkan Dosa! jika dibiarkan, dosa akan seperti ragi, menjalar ke seluruh jemaat. Dosa bukan hanya membinasakan pelakunya tetapi juga seluruh jemaat. Mereka akan terbiasa dengan dosa sehingga akhirnya tidak takut lagi berbuat dosa. Orang yang berdosa harus didisiplinkan. Disiplin yang dijatuhkan kepada orang berdosa itu adalah bukti bahwa jemaat mengasihinya. Disiplin gerejawi dijalankan demi menjaga kekudusan warga jemaat dan pribadi bersangkutan. Tidak mudah memang, terlebih masa kini, tetapi tindakan itu harus diambil.

Lakukan pendisiplinan itu sambil berdoa. Tuhan akan menghukumnya, tapi bukan untuk menghancurkannya melainkan untuk memulihkan dan memurnikan orang yang dikasihi-Nya.

Yang Baik Dari Masalah, Adalah Bukan Ketika Kita Sedang Berada Dalam Masalah, Melainkan Ketika Kita Keluar Dari Masalah.

Sabtu, 03 Juni 2017

BELAJAR 1-2 KORINTUS

MASALAH

Belajar Alkitab I Semester (BAIS) kelas Cibubur tadi pagi, membahas 1&2 Korintus. Setelah tuntas saya uraikan kedua kitab dimaksud.Tibalah giliran diskusi. Seorang peserta bertanya: “Minggu lalu, ketika bahas Kitab Roma, bapak hendak menjelaskan tentang karunia bahasa roh di Korintus hari  ini, gimana Pak?”

Oh, itu. Jadi begini, tadi saya sudah sampaikan bahwa di  2 Korintus tema besarnya adalah Penderitaan dan Kemuliaan. Sementara di 1 Korintus tema besarnya adalah: “Masalah-Masalah Jemaat dan Pemecahannya”. Nah, soal karunia bahasa Roh ini, adanya di 1 Korintus. Jadi, karunia bahasa Roh adalah salah satu penyebab, dari sekian banyak penyebab, timbulnya masalah di jemaat Korintus.

Paulus mengatakan, karunia bahasa Roh adalah bersifat membangun pribadi, tidak membangun jemaat. Justru sebaliknya, bagi orang-orang yang tidak mengerti ada jemaat yang berbahasa roh, menganggap orang tersebut gila dan menimbulkan pertentangan dikalangan jemaat di Korintus.

Paulus mengatakan karunia yang terbaik adalah karunia mengajar, bukan karunia berbahasa roh.
Masalah timbul karena karunia berbahasa roh ini dan Paulus mengusulkan  untuk diadakannya penerjemah bahasa roh itu agar jemaat mengerti.

Jadi, bagaimana Pak? Udah, ga penting itu. Yang penting justru karunia mengajar. Seperti yang sedang saya lakukan sekarang ini.

#Salam_WOW

KERJA

I Shall Return


Pagi-pagi benar, saya memberitakan Firman Tuhan pada ibadah Doa Subuh di Gereja. Nas bacaan terambil dari Yoh. 14:28-31. Saya mengajak umat membaca juga Yoh. 14:1-6.
Ada tiga hal yang menjadi pokok renungan pagi tadi. 1) Janji Yesus untuk kembali; 2) Yesus memberikan penghibur; 3) Yesus mengajak bangun berjalan.
Dirumah BapaKu banyak tempat. Aku akan kesana menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku sudah menyediakan tempat, Aku akan kembali. JanjiNya untuk kembali harus diimani akan ditepati.
Selama Ia dirumah Bapa, Ia akan menyediakan bagimu, penghibur. Dialah Roh Kudus. Oknum ketiga ini akan membimbing, mengarahkan setiap langkah hidupmu. Apabila engkau terjatuh, takkan sampai tergeletak. S'bab IA menopang tanganmu.
Tak hanya berjanji akan kembali dan memberikan penghibur ganti DiriNYA. Yesus juga mengajak kita melakukan langkah konkrit. Bangkit dari keterpurukan. Bangun dan berjalan bersama-sama dengan DIA melakukan kerja-kerja nyata di Dunia.
Doakan yang kita kerjakan, kerjakan yang kita doakan.😇

Kamis, 05 Januari 2017

Catatan Natal 2016: KESEHARIAN HIDUP ADALAH LITURGI AGUNG

Arak-arakan Mengingatrayakan


Natal tahun ini saya merayakannya di Yogya. Mulai dari 24 Desember Pagi sampai nanti 27 Malam kembali ke Jakarta, saya memaknainya sebagai sebuah ibadah. Ibadah Natal.

Arak-arakan mengingatrayakan perjumpaan dengan bayi Natal dalam tata tertentu, kita kenal sebagai ibadah ritual. mengingatrayakan perjumpaan dengan bayi Natal tersebut, apabila terjadi dalam kehidupan sehari hari, kita kenal sebagai ibadah aktual.

Ibadah itu terjadi dan diadakan dengan tata tertentu yang sedemikian, disebut dengan LITURGI.

Ada sedikitnya empat rumpun dalam sebuah liturgi di ibadah ritual: 1) Menghadap Tuhan; 2) Pelayanan Firman; 3) Jawaban Umat; 4) Pengutusan. Menghadap Tuhan terdiri dari: Votum, Nas pembimbing, Pengakuan dosa, Berita anugerah dan petunjuk hidup baru.
Sementara Pelayanan Firman terdiri dari: Doa Epiklese, Pembacaan Firman dan Khotbah. Dalam pada itu, Jawaban Umat adalah: Nyanyian sambutan, Pengakuan Iman Rasuli, Doa Syafaat dan Persembahan. Terakhir Pengutusan: Warta Jemaat, Amanat Pengutusan dan Berkat.
Sesungguhnya, LITURGI AGUNG itulah hidup keseharian kita.

Seperti pagi, 24 Desember kemarin lusa, kami sekeluarga bangun dengan nyanyian Suci-suci-suci. Lalu kami berkemas bersiap ke bandara menuju Yogya diiringi narasi Votum: Pertolongan kami ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Dan benar, kami tiba dengan tidak kurang suatu apa di Bandara.

Selesai check in, kami menuju kantin untuk sarapan. Ditengah kami sarapan, dibangku sebelah agak kebelakang, seorang bapak muda terdengar marah-marah kepada pelayan kantin: ‘Mbak ini nasi gorengnya terasa seperti makanan busuk’, ‘kok begini ya masakannya’? Saya tidak mendengar jawaban si mbak. Tapi saya menengok ke piring Bapak muda itu. Lha kok tandas nasi gorengnya? Apa benar busuk nasi goreng itu? Saya terheran-heran membatin di hati. Aha, ini liturgi pengakuan dosa. Hmmm…

Liturgi berlanjut, ketika pesawat take off, persis disebelah saya, seorang ibu tua bersama anak dan cucunya yang bayi, berdoa bersama dipimpin sang anak sambil mengendong bayinya. Selesai berdoa, mereka melakukan gerakan salib menggunakan tangan. Ya, mereka Katolik. Sementara itu, di belakang saya sekitar 2 baris, lamat-lamat terdengar Asma Alloh dikumandangkan mengiringi pesawat yang take off. Ah, sebuah liturgi menghadap Tuhan yang sungguh Agung.

Berita anugerah dan petunjuk hidup baru kami ejawantahkan setelah ibadah ritual malam Natal di GKJ Mergangsan, Taman Siswa, Yogyakarta dengan makan malam seluruh keluarga besar di Ikan Bakar Cianjur. Sebuah pengucapan syukur atas berkat yang Tuhan limpahkan bagi keluarga besar kami.

Pelayanan Firman akan saya kumandangkan pada besok siang 27 Desember. Adalah Trah Sastro Hadi Sadewo yang rutin tiap tahunnya mengadakan ibadah Natal. 3 Tahun terakhir ini saya pelayan Firmannya. Inipun sebuah Liturgi Agung, karena umat yang hadir dalam ibadah Natal tidak hanya Protestan dan Katolik saja melainkan Saudara-saudara kami yang Muslim pun hadir dan mengikuti ibadahnya. Sebuah hidup dan kehidupan yang Indah, bukan? Sebuah rumpun liturgi Jawaban Umat yang menginspirasi.

Akhirnya, Liturgi ditutup dengan, kembalinya kami ke Jakarta nanti 27 Desember malam. Pengutusan kami diiringi dengan narasi: “Pergilah, beritakanlah Bayi Natal yang baru lahir itu”. Arahkan hati dan pikirmu kepadaNYA, serta terimalah BerkatNYA: Kiranya Bapa yang pohon segala sejahtera, mau mengaruniakan sejahteraNYA, melalui Anaknya yang Tunggal, Tuhan Kita Yesus Kristus. Dan dengan perantaraan Roh Kudus, menyertai engkau dan seisi rumahmu serta seluruh handai taulanmu, mulai saat ini, sampai Maranatha.

Amin.

RSK
Yogyakarta, 26 Desember 2016

Senin, 28 November 2016

BELAJAR ALKITAB 1SEMESTER

BAIS
(Belajar Alkitab 1 Semester)



Kelas Alkitab bagi awam, menelusuri penjelasan ayat per ayat dalam 66 Kitab PL/PB. Kupas tuntas: Penulis, Waktu & Tujuan Penulisan, Sejarah, Tema Sub Tema, Garis besar isi dan Ciri Khusus dari masing-masing Kitab.

Mengundang saudara2 belajar Alkitab, Setiap Senin, 09.30-11.30 wib, mulai 11 Desember 2016, di Cibubur, Jakarta Timur. 6 Bulan = 24x Tatap Muka @120 menit + 48 Jam Belajar Mandiri.

Pengajar: Reinhard Samah Kansil, M.Th.

Capaian Pembelajaran: Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu menerapkan kompetensi pembelajaran Alkitab dalam kehidupan Pelayanan-Persekutuan-Kesaksiannya.

* DAPAT SERTIFIKAT
* BEBAS BIAYA
* PENDAFTARAN: WA/SMS: 0819 3255 1765 (ketik nama & asal Gereja)

Temu 1: Sejarah Kanonisasi (perkenalan, rencana pembelajaran, tugas2)
Temu 2/3: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan (Evaluasi Temu 1)
Temu 4: Kitab Sejarah (9 Kitab sebelum pembuangan:Yosua, Hakim2, dstnya)
Temu 5: Kitab Sejarah (3 Kitab di pembuangan: Ezra, Neh, Ester)
Temu 6/7: Nabi-nabi Besar (Yes, Yer, Ratapan, Yehezkiel, Daniel)
Temu 8/9: Nabi-nabi Kecil (12 Kitab: Hos, Amos, Obaja, Yoel, Yunus, dst)
Temu 10/11: Tulisan/Dokumen (Maz, Ams, PKH, Kid Agung, Ayub)
Temu 12-15: Injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas) & Yohanes
Temu 16: Kisah Para Rasul (Evaluasi temu 15, FGD, Tugas-tugas)
Temu 17: Surat2 Paulus/Roma (Evaluasi temu 16, FGD, Tugas2)
Temu 18: Surat2 Paulus/1-2 Kor (Evaluasi temu 17, FGD, Tugas2)
Temu 19: Surat Paulus ke jemaat (Gal, Ef, Filipi, Kolose, 1-2 Tes)
Temu 20: Surat2 Rasul Paulus kepada pribadi (1-2 Tim, Titus, Fil)
Temu 21/22: Tujuh Surat bukan Paulus (Yak, 1-2 Pet, 1-3 Yoh, dst)
Temu 23: Dokumen-dokumen (Ibrani dan Wahyu)
Temu 24: Evaluasi Akhir (Tugas Akhir: Kelas & Mandiri, Sertifikat)

#Terbatas_20_Orang

Senin, 21 November 2016

ARAK-ARAKAN MENGINGATRAYAKAN JUMAT AGUNG & PASKAH DI YERUSALEM

MENGINGATRAYAKAN JUMAT AGUNG & PASKAH DI YERUSALEM

Lalu Menuliskan Ziarah Anda ini dan bersama
rombongan saya menjadikannya sebuah buku.
MESIR-ISRAEL-PALESTINA-YORDANIA
9-19 April 2017 (11 hari).




Damai sejahtera bagi Bapak/Ibu terkasih,
Apa kabar? Sudah lama kita tak jumpa, semoga kita sehat senantiasa dalam pemeliharaanNYA.
Saya berkerinduan mengajak Bapak/Ibu melakukan ziarah, melakukan perjalanan mengingatrayakan Jumat Agung dan Paskah di Yerusalem lalu mengadakan perjumpaan denganNYA di Kilometer Nol.
Di kilometer NOL Kita berjumpa dengan Yesus Kristus pemenang hidup dan kehidupan. Ya, Di kilometer NOL perjumpaan, di Yerusalem, kita akan mengingatrayakan penderitaan yang berubah menjadi kemenangan. Di kilometer NOL kita akan menapaktilasi jalan panjang penderitaan menuju kemenangan agung itu, kebangkitanNYA. Sungguh ziarah rohani kebangkitanNYA yang menginspirasi dan tak lekang dari ingatan.

Perjumpaan kita denganNYA di kilometer NOL ini akan kita abadikan. Kita akan bukukan tulisan dan gambarnya menjadi sebuah monumen abadi, berupa kumpulan tulisan dan gambar kita masing-masing. Saya akan melatih Bapak/Ibu menulis baik dan benar sebelum keberangkatan. Lalu saya yang akan menyunting tulisan dan gambarnya agar menjadi layak buku.

Kata-kata menguap tulisan tinggal tetap. Bahasa latinnya: Verba Volant scripta manent. Bukankah kita ingin, pengalaman dan pemikiran kita tetap ada sampai ratusan, ribuan tahun kemudian? Bagaimana caranya? Caranya adalah, kumpulkan dalam sebuah buku. Pengalaman perjumpaan kita mengingatrayakan Jumat Agung dan Paskah di kilometer NOL itu, ditulis didokumentasikan dalam bentuk buku. Bahkan, bisa kita jual di toko-toko buku Rohani.

Bayangkan, seratusan tahun dari hari ini, dari kekekalan, kita menatap cucu-cicit kita yang sedang membaca buku yang ada tulisan kita. Bagaimana perasaan kita? Bangga dan terharu pastinya. Ya, tulisan kita akan menjadi abadi. Tulisan kita menjadi monumen diri yang akan terus dibaca orang banyak sepanjang masa.

Tuhan Yesus Memberkati.

Note:
* Biaya normal $ 2.500; Pembayaran sebelum 28 Februari $ 2.150
* Tanda jadi kepesertaan sebelum 28 Februari 2017 sebesar $ 500
* Bebas Biaya (pelatihan menulis 1 hari, penyuntingan, desain/layout, pencetakan buku) sebesar Rp. 3.000.000,-/orang, dimana masing2 akan mendapatkan 10 eksemplar buku karyanya.
* Tanggal 9 April 2017 pelatihan menulis di Jakarta.
* Tanggal 10 April berangkat ke Mesir.
* Tanggal 19 April 2017 kembali ke Jakarta.
* Pendafaran:
WA: 0819 3255 1765; SMS: 0818 0888 2611; email: reinhardsamahkansil@gmail.com; fanpage: Reinhard Samah Kansil

Rabu, 12 Oktober 2016

ANIES (lagi)

Lagi, teman saya bertanya tentang Anies. Teman saya ini sesama alumni UGM. Ia mempertanyakan kenapa ga mendukung Anies sebagai sesama alumni. Sambil ngopi di mall, ini sepotong percakapan di sepotong sore itu:


Teman (T): “Kenapa sih ente ga dukung Anies? Kita kan sama alumni UGM? Udah gitu, dia santun dan ganteng lagi”.
Saya (S): “Halah, kurang santun dan kurang ganteng apa Sanusi dan Irman Gusman? Sampeyan jangan silau dengan santun dan gantengnya kandidat. Ini Pilkada DKI, emangnye acara ‘Take Me Out”? Lagian, kata istri saya, jauh kemana-mana gantengan saya dari Anies, hahahaha…”

T: “Ane ga becanda nih. Sebagai sesama aktifis kampus, apa ente ga nyesel, alumni UGM ga mimpin Jakarta? Sekarang kan era UGM, itu Presiden kita kan alumni juga”.
S: “Betul, sebagai alumni UGM saya ga akan dukung alumni Trisakti, apalagi alumni Akabri. Saya akan dukung Alumni UGM. Namanya Djarot...!”
T: “Hah…! Djarot alumni UGM”?
S: “Nah, udah saatnya sampeyan perbanyak piknik. Jarot itu lulusan Fisipol UGM th 1991”.


Teman saya terdiam agak lama. Sepertinya kehabisan pertanyaan. Kopi dicangkirnya diteguk, pertanyaan2nya dilanjutkan, ternyata:


T: “Sebagai mantan menteri, Anies sukses disektor yang dia pimpin lho? Apa ga bisa jadi pertimbangan ente”?
S: “Eh bro, pendidikan hanya 1 sektor saja di Pemda DKI. Bisa apa Anies ngurusin APBD yang dijebol maling, kali kotor, penyerobotan tanah Negara, kinerja layanan public yg jeblok, birokrat korup & malas, trotoar amburadul, infrastruktur transportasi coreng moreng, absennya taman kota, perumahan bagi rakyat kecil, dll, dll”?

T: “Iya tapi, kepuasan public atasnya no 2 setelah menteri Susi lho”?
S: “Aduh bro, emangnya Jokowi linglung? Nyopot menteri bagus? Nggak lah. Anies itu ga bisa mimpin. Kinerjanya jeblok di Kemdikbud. Anies menteri gagal, makanya dicopot”.

T: “Salah ente, Anies menakutkan jokowi di tahun 2019, makanya dicopot. Lihat aja kalau dia udah ngomong narasi2 besar yang memotivasi rakyat Indonesia. Tutur katanya menghipnotis rakyat”.
S: “Hahahaha bro…bro, sampeyan udah tertular virus delusinya Anies. Ga ada seujung upilpun, jokowi mikirin Anies akan berlaga di 2019. Kinerja, sekali lagi kinerja yang dilihat Jokowi dari Anies di Kemdikbud. Anies jeblok di Kemdikbud, bro. Lagian, kita mau pilih gubernur atau motivator sih? Cukup Mario Teguh sajalah yang jadi motivator. Oh, apa sampeyan mau mengantikan Mario Teguh dengan Anies? Secara Mario Teguh ga punya DNA motivator”?


Sekelebatan saya lihat teman saya cepat meneguk kopi dari cangkirnya.Ternyata habis.


S: “Tambah kopinya bro”?
T: “Ah, ga usah. Kita pulang aja. Ente bayarin ya? Nyesek ane, Anies disamakan Mario Teguh”.
S: “Ah ok”.

...000...


Udah segitu aja…

Kontestasi Pilkada DKI

ANIES

Ada teman bertanya ke saya,kenal ga sama cagub yang satu ini? Saya jawab saya tahu. Ketika saya jadi salah satu ketua panitia pengarah penerimaan mahasiswa baru UGM, dia ketua panitia pelaksananya.

Soal pencalonannya gimana? Teman saya bertanya lagi.
Ya, kita harus berempatilah. Kan dia dicopot jadi menteri.
Faktanya dia pengangguran. Kalau dia berikhtiar mencari pekerjaan untuk menghidupi anak istrinya, ya kita berempatilah.

Programnya gimana? Ada yang genuine ga? Lagi, teman saya bertanya. Di media, Anies bilangnya akan melanjutkan program Ahok. Dengan kata lain, dia ga punya program. Kalau di Kemdikbud sih, ga ada yang genuine. Kurikulum 2013, nyontek punya M. Nuh. Distribusi KIP, dia gagal. Sertifikasi guru, jadi kontroversial. Rekrut Eselon 1, teman sendiri yang bukan PNS.

Eh, maaf, lupa, ada ding program dia yang genuine waktu jadi menteri.

"Orang tua wajib ngantar anaknya di hari pertama sekolah"

Minggu, 09 Oktober 2016

Buku Khotbah WOW

PETUNJUK PRAKTIS MENINGKATKAN KEMAMPUAN 
VERBAL - VOKAL - VISUAL PENGKHOTBAH
 
 
 
VERBAL
Berikut ini kutipan dari halaman 331-334 Buku: KHOTBAH WOW.
1 S/D 3 dapat dilihat dibukunya (karenanya milikilah, hehehe).

Tujuh Ciri Khotbah yang Baik Secara Verbal

4) Sebuah khotbah yang baik adalah terorganisasi dengan baik dan mudah dimengerti. Khotbah yang tidak jelas, kurang tertata dan sulit dipahami, sebaiknya dihindari, karena khotbah jenis ini sangatlah tidak efektif. Pengkhotbah yang melakukan khotbah yang baik adalah pengkhotbah yang menghargai umatnya. Sebaliknya, mereka yang menyusun khotbahnya dengan tak tertata, tidak jelas dan rumit serta sulit dipahami, maka ia adalah pengkhotbah yang tidak menghargai umat yang mendengar khotbahnya. Khotbah yang baik adalah meningkatkan pengetahuan umat akan cara hidup yang baik dan benar.
5) Sebuah khotbah yang baik tidak hanya melibatkan aspek kognitif saja melainkan melibatkan juga aspek afeksi. Injil diberitakan tidak melulu mengenai pengetahuan akan sesuatu tetapi juga penghayatan terhadap sesuatu itu. Kalau kognisi hanya melibatkan nalar/logika/pengetahuan semata, maka afeksi melibatkan imajinasi, perasaan dan penghayatan dari umat yang mendengarkan khotbah kita. Khotbah yang baik adalah yang bertujuan memenangkan hati umat.
6) Sebuah khotbah yang baik dibawakan dengan cara yang meyakinkan agar umat dapat diyakinkan akan kebenaran Firman Tuhan yang diberitakan. Pesan yang disampaikan dalam khotbah harus efektif sampai ke umat dengan cara meyakinkan umat. Karenanya pesan khotah yang disampaikan haruslah berintegritas dan disampaikan dengan semangat dan hasrat yang besar dan tinggi.
7) Sebah khotbah yang baik adalah yang dapat mengubah perilaku umat yang mendengar. Khotbah yang baik mampu mengarahkan umat untuk melakukan apa yang Firman Tuhan tuntut untuk dilakukan oleh umat. Setelah mendengarkan Firman Tuhan diberitakan umat akan merasa diperbaharui hidupnya. Rangkaian kata-kata yang bertabur dari khotbah yang baik memanggil umat untuk keluar dari kegelapan menuju terangnya yang ajaib.

Note:
Pemesanan buku via WA/SMS
 
 
 
 
 
#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: reinhardsamahkansil@gmail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Selasa, 09 Agustus 2016

KHOTBAH BER C.O.D.E (ISI-ATUR-KIRIM-EFEK)



Seri Komunikasi (51)



C.O.D.E
Penguasaan ilmu berbicara didepan publik yang baik, saat ini, telah menjadi kebutuhan banyak orang. Begitupun tentang berkhotbah, ada banyak teori dan juga tips berkhotbah. Namun, berkhotbah bukanlah sebuah teori, tapi, bagaimana kita melakukan dan mempraktekkannya. Untuk itu, ada 4 komponen yang perlu diperhatikan dalam berkhotbah yang baik yang saya sebut CODE: Content, Organization, Delivery dan Effect.


Content:
Content is king, inti dari sebuah khotbah. Tanpa materi khotbah yang baik dan terstruktur, khotbah Anda kehilangan ruh-nya.


Organized:
Sebuah khotbah, atau pengajaran yang baik selalu punya struktur. Anda perlu pembukaan dan penutupan yang baik. Diantara pembukaan dan penutupan itulah terletak isi khotbah Anda.


Delivery:
Penyampaian/membawakan khotbah. Tahap lanjutan dalam khotbah Anda, setelah konten dan struktur adalah penyampaian (delivery). Ada banyak saran yang bisa Anda pelajari tentang aspek penyampaian termasuk di dalamnya bahasa tubuh. Gunakan bahasa tubuh positif dan hindari bahasa tubuh yang negatif. Jadi, jangan menyampaikan khotbah sambil sibuk memainkan ballpoint Anda, memutar-mutar papan nama yang Anda pakai, atau memasukkan tangan ke kantong dan memainkan apa saja yang ada di dalamnya.


Bahasa tubuh lainnya adalah pergerakan Anda di hadapan umat. Ada pengkhotbah yang berjalan ke kiri dan kanan tidak pernah berhenti sepanjang khotbahnya. Apakah hal tersebut perlu? Berjalanlah dengan sebuah tujuan yang jelas. Walk with purpose. Anda bisa berpindah dari satu sisi ke sisi yang lain ketika Anda menjelaskan bagian yang berbeda. Anda juga bisa melakukan hal tersebut ketika melakukan perbandingan apa yang terjadi sebelumnya dan apa yang terjadi sekarang. Perhatikan umat Anda. Lakukan kontak mata yang wajar. Jangan memAndang terlalu lama tapi juga jangan terlalu cepat berpindah-pindah penglihatan. Temukan gaya dan bahasa tubuh alami Anda.


Effect:
Bagian terakhir dari publik preaching adalah efek. Disebut sebagai bumbu khusus dalam khotbah Anda. Efek tersebut bisa berbentuk cerita inspiratif atau kutipan kata-kata mutiara atau kutipan kata-kata dari tokoh2 terkenal dunia, atau humor cerdas yang membuat umat tertawa. Sebuah khotbah baru akan memukau jika memiliki efek ini.
Pengkhotbah yang hebat melakukan langkah selanjutnya dengan memberi inspirasi, motivasi, dan mengajar umat mereka. Anda mungkin mengira agar sebuah khotbah berhasil kita harus bisa menghibur audiens dengan humor atau menceritakan sesuatu yang lucu. Permasalahannya adalah hal seperti itu tidak mudah buat semua orang. Apalagi jika selera humor Anda relatif rendah. Apa yang bisa Anda lakukan? Berinteraksi dengan umat. Sampaikan contoh-contoh personal dan cerita yang menyentuh. Tell your stories: Temukan topik khotbah Anda dan berbicaralah dengan meyakinkan di hadapan umat. Itulah empat komponen dasar khotbah yang perlu Anda kuasai. CODE: susun content yang baik, organize dengan struktur yang rapi, sampaikan delivery khotbah yang meyakinkan, dan berikan effect yang akan membuat khotbah Anda memukau.



#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765


Selasa, 02 Agustus 2016

JANGAN MENGHAFAL KHOTBAH

MELEKATKAN BUKAN MENGHAFAL

Agar materi khotbah yang telah disiapkan tidak dibaca,
maka materi khotbah tersebut harus dilekatkan ke benak.
Apakah sama dengan menghafal? Tidak.
Menghafal beda dengan Melekatkan ke benak.
Menghafal semacam membaca ulang seluruh khotbah 
lengkap dengan titik komanya bahkan kata, kalimat, 
praragrafnya sama antara yang ditulis dengan yang dikatakan.

Sementara melekatkan ke benak adalah tidak sama persis
antara yang ditulis dengan yang dikatakan/dikhotbahkan. 
Contohnya: Salah satu paragraf dalam materi khotbah
yang kita tulis, akan berbeda sedikit susunan maupun 
kata-katanya dengan apa yang secara lisan kita sampaikan.

Tetapi ayat yang kita katakan (misal: yang ada dalam paragraf tersebut) 
akan kita katakan dalam khotbah kita dengan tepat persis titik koma 
dan kata per kata sesuai ayat tersebut. Itu namanya menghafal. 

Ayat dihafal, khotbah dilekatkan ke benak.

Bagaimana cara melekatkan materi khotbah ke benak?

Ikuti Pelatihannya...


#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Sabtu, 30 Juli 2016

Peta Jalan Menyusun Khotbah WOW

RUTE WAJIB MENYUSUN KHOTBAH

Khotbah terdiri dari (harus) sedikitnya 3 bagian.
Pendahuluan-Isi-Penutup.
Membawakan khotbah, memang, pendahuluan letaknya dimuka.
Tetapi, dalam menyusun khotbah, pendahuluan letaknya di akhir.

Mengapa?

Ikuti pelatihannya...








#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Kamis, 28 Juli 2016

Satuan Pembelajaran (Sesi IV) Pelatihan Khotbah WOW

Satuan Pembelajaran (Sesi IV) Pelatihan Khotbah WOW yang terdiri dari:

1) Tahap Pembelajaran
2) Kegiatan Trainer
3) Kegiatan Peserta
4) Media & Alat






#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Satuan Pembelajaran (Sesi III) Pelatihan Khotbah WOW

Satuan Pembelajaran (Sesi III) Pelatihan Khotbah WOW yang terdiri dari:

1) Tahap Pembelajaran
2) Kegiatan Trainer
3) Kegiatan Peserta
4) Media & Alat







#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Satuan Pembelajaran (sesi II) Pelatihan Khotbah WOW

Satuan Pembelajaran (sesi II) Pelatihan Khotbah WOW yang terdiri dari:

1) Tahap Pembelajaran
2) Kegiatan Trainer
3) Kegiatan Peserta
4) Media & Alat


#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
SMS: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Satuan Pembelajaran (Sesi I) Pelatihan Khotbah WOW

Satuan Pembelajaran (Sesi I) Pelatihan Khotbah WOW yang terdiri dari:

1) Tahap Pembelajaran
2) Kegiatan Trainer
3) Kegiatan Peserta
4) Media & Alat




#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
Hotline: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Jadual Pembelajaran (sesi III & IV) Pelatihan Khotbah WOW

Jadual Pembelajaran Pelatihan Khotbah WOW dengan: 
1) Kemmpuan akhir yang diharapkan dari peserta
2) Pokok Bahasan
3) Metode Pembelajaran
4) Pengalaman Belajar
5) Kriteria Penilaian
6) Bobot Penilaian






#Salam_WOW
Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
Hotline: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Jadual Pembelajaran (sesi I & II) Pelatihan Khotbah WOW

Jadual Pembelajaran Pelatihan Khotbah WOW dengan: 

1) Kemmpuan akhir yang diharapkan dari peserta
2) Pokok Bahasan
3) Metode Pembelajaran
4) Pengalaman Belajar
5) Kriteria Penilaian
6) Bobot Penilaian



#Salam_WOW

Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
Hotline: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

Selasa, 26 Juli 2016

Rencana Pembelajaran Pelatihan Khotbah WOW


PROGRAM PELATIHAN:  Leadership & Communication

Menyusun-Mengingat-Membawakan Khotbah







#Salam_WOW



Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
Hotline: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765

 

Silabus Pelatihan Khotbah WOW

Modul - Sasaran - Tempat - Waktu

Pelatihan








#Salam_WOW




Drs. Reinhard Samah Kansil, M.Th
Founder & Master Trainer Next Level Training

email: traininginteraktif@ymail.com,
Hotline: 0818 0888 2611
WA: 0819 3255 1765